Blogvertise

Support

Klik Disini

Tampilkan postingan dengan label Berita Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Bisnis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Mei 2009

Benarkah teh botol sosro beracun

27 komentar
Teringat sebuah pepatah yang mengatakan “rezeki pedagang itu seperti bulan, kadang terang terkadang juga redup tertutup awan”
Di jaman perekonomian yang sangat sulit ini, Untuk memulai usaha baru memang tergolong agak susah.
Ya ini di karenakan segala jenis usaha telah di mulai orang duluan(jual tulang nyamuk belum ada kayaknya). Dan itu artinya jika kita memulai usaha baru pastilah banyak saingan.
Untuk dapat memajukan bisnis atau usaha kita terkadang segala macam cara dan upayapun kita tempuh. Semua itu kita lakukan demi tercukupinya ekonomi keluarga kita.

Tapi kadang sebagian orang malah mangambil jalan cepat demi usahanya maju.
Ya salah satunya dengan cara menyingkirkan beberapa usaha sejenis yang mereka anggap saingan.

Seperti contoh kasus yang baru-baru ini dialami oleh perusahaan Teh botol sosro.
Beberapa berita bohong yang mengatakan minuman teh botol sosro beracun di sebarkan lewat email dan dalam sekejab rumor ini pun makin ramai di bicarakan.

E-mail kabar bohong alias hoax itu diduga menyebar sejak awal Mei 2009. Penyebarannya pun menjadi ramai akibat pengguna internet yang 'baik hati' memforward kan email yang mereka terima kepada orang lain dengan dalih membantu orang.

Berikut ini beberapa analisa Alfons Tanujaya (analis antivirus dan keamanan komputer dari Vaksincom) terhadap kabar bohong teh botol sosro berracun.

• Pembuat hoax ini cukup piawai, karena ia langsung menyentuh ketakutan orang tua masa kini, dimana yang menjadi korban adalah anak kecil yang rewel. Siapa yang tidak khawatir kalau anaknya sakit?

• Hidroxilic acid atau dihidrogen monoksida. Mungkin nama 'seram' berbau kimia ini yang meyakinkan mayoritas orang awam percaya dan memutuskan untuk mem-forward email ini. Dimana sering terjadi orang meninggal karena keracunan Karbon Monoksida (CO) di dalam mobil yang diparkir dan tetap dinyalakan mesinnya. Tetapi perlu anda ketahui bahwa dihidrogen monoksida adalah dua (di) hidrogen, satu (mono) oksida ditulis dengan nama H2O yang artinya air.

• Pembuat hoax berusaha mendapatkan pengesahan dari sumber terpercaya seperti "Universitas terkenal di Amerika". Universitas yang mana ?

• Hoax ini menakuti korbannya dengan kalimat "Sedetik saja gejala kelebihan ini terlambat ditangani, nyawa pasien melayang," jawab Dr. Priyadi Handoko, ahli kesehatan dari IKDN. Padahal siapa Dr. Priyadi Handoko dan apa itu IKDN tidak dapat ditemukan dan tidak dapat memberikan konfirmasi.

• Lalu tidak lupa pembuat hoax ini 'menghimbau' penerima berita untuk meneruskan informasi ini dengan kalimat "Please spread the words. Sebarkan berita ini kepada orang-orang yang kamu sayangi, sebelum semuanya terlambat! Perangi hydroxylic acid!"


Alfons pun menuturkan poin-poin yang membuktikan bahwa kabar racun dalam Teh Botol Sosro itu memang kabar bohong:

• http://en.wikipedia.org/wiki/Dihydrogen_monoxide_hoax yang menjelaskan bahwa DHMO atau Dihydrogen Monoxide adalah H2O atau air. Ide hoax menggunakan istilah DHMO ini pertama kali digunakan oleh Eric Lechner dan Matthew Kaufman di tahun 1990, dirubah sedikit oleh Craig Jackson di tahun 1994 dan menjadi populer karena Nathan Zohner (14 tahun) di tahun 1997 yang menggalang petisi untuk memboikot DHMO. Lalu oleh seorang praktisi periklanan Indonesia CCI (Creative circle Indonesia), Hariadi dimodifikasi menjadi hoax Teh Botol Beracun. (April 2009).

• Situs Hariadi yang menjelaskan kronologi pengiriman hoax yang sebenarnya merupakan konsep periklanan untuk komunitas tertutup, tetapi celakanya malah disebarkan keluar oleh orang yang "baik hati" (untuk tidak mengatakan "keterlaluan").

• Situs Teh Botol Sosro yang langsung mengklarifikasikan ketidakbenaran hoax ini.


Namun, menurut Alfons, Vaksincom masih memantau adanya penyebaran email kabar bohong ini di berbagai tempat meskipun sudah ada klarifikasi dari berbagai pihak. Selain lewat email, Vaksincom juga menemukan penyebaran kabar bohong ini melalui blog.

Sekarang tergantung kita para pendengar kabar bohong ini untuk menanggapinya sebagai berita bohong atau tidak. Yang jelas sampai sekarang berita di televisi kita belum ada yang memberitakan satupun korban keracunan akibat the botol sosro ini.

Biasa kata orang kan kalau mau usaha maju tinggal pergi aja ke gunung kawi, lah neh orang kok malah pergi ke depan kompi untuk nyebarkan berita bohong hehehehe…….
Baca Selengkapnya - Benarkah teh botol sosro beracun....
Bookmark this post:
StumpleUpon Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Blinklist Yahoo Furl Technorati Simpy Spurl Reddit Google

 

Copyright 2008 by edylaw blog | themes by One 4 All